You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PT. Jakarta Utilitas Propertindo Prioritaskan 29 Pulau Besar Teraliri Listrik
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

PT. Jakarta Utilitas Propertindo Prioritaskan 29 Pulau Dialiri Listrik

Untuk meningkatkan sektor pariwisata di Kepulauan Seribu, PT. Jakarta Utilitas Propertindo memprioritas sebanyak 29 pulau agar dialiri listrik.

Untuk itu kita mengundang para investor, baik dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di 29 pulau tersebut

Direktur Utama PT. Jakarta Utilitas Propertindo, Chairul Hakim mengatakan, sebanyak 16 pulau yang dihuni penduduk telah dialiri listrik, namun 29 pulau lainnya yang berupa resort, dan resort berpenduduk masih belum teraliri listrik. Misalkan, Pulau Sebira, Harapan, Matahari dan Pulau Sepa.

20 Ribu Pohon Mangrove Ditanam di Pulau Pramuka

“Untuk itu kita mengundang para investor, baik dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di 29 pulau tersebut,” tuturnya, Jumat (16/3). 

Chairul menjelaskan sektor pariwisata di Kepulauan Seribu harus didukung dengan listrik, mengingat selama ini resort yang ada di 29 pulau itu masih menggunakan genset. 

Ia menambahkan, rencananya pada 20 Maret akan ada FGD (Focus Group Discussion) dengan semua intansi. 

"FGD ini untuk meminta masukan dari instansi terkait perihal teknologi apa yang cocok diterapkan, apakah energi terbarukan atau memanfaatkan aliran dari PLN,” tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1275 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati